Sabtu, 09 April 2011

MY CREATION AND CREATION MY FRIENDS

MY CREATION:
PUISI, yang berjudul "Kekesalan Ku"

Kekesalan Ku Padamu

Sungguh... aku sangat benci, kesal, marah, kecewa, dan muak akan hidup ku
Mengapa tiap ku lihat senyummu, aku merasa kesal
Dibalik senyum manismu
Ternyata tersimpan api yang membara
Bergejolak tak terhentikan
Menggoreskan luka di hati
Mengapa kau tak ada saat ku butuhkanmu
Mengapa kau kejam tinggalkan ku
Saat ku merasa sepi
Saat ku merasa gundah
Saat ku merasa perlu akan kasih sayang mu
Saat ku merasa kehilangan kasih sayang semua orang yang ku cinta
Saat ku merindukanmu

Kini yang kurasa hanyalah kesal akan tingkahmu
Yang selalu menjauh dari diriku

Tuhan, berikanlah balasan yang pantas untuk perlakuannya terhadap ku
Karena kini ku sangat merasa akan tingkahnya

Cinta

Apakah engkau benar nyata
Atau cuma halusinasi semata

Jika benar engkau nyata
Biarkan aku mendamba

Jika cuma halusinasi
Ku harap semua hanya mimpi

Cinta...
Sekian lama aku mendamba
Sekian waktu aku mencari
Dengan sejuta harap
Dengan sejuta hasrat
Akan hadirmu di hatiku
Yang akan memberi rasa
Yang kan menghiasi hidupku
Dengan sejuta warna

Cinta...
Datanglah dengan indahmu
Hadirlah dengan pesonamu
Sapalah hatiku dengan pesonamu
Sentuhlah jiwaku dengan kehangatanmu

Puisi karangan Heri:

Ketika Ku Tiada

Ketika esok aku pergi
Aku akan berjanji
Aku kan kembali untukmu

Jika esok aku tiada
Ma'afkanlah semua kesalahanku
Jangan pernah lupakan kenangan kita saat masih bersama

Selama aku bisa menahan semua penderitaan ku
Izinkan ku menyayangimu
Setulus hatiku

Aku datang membawa 1000 masalah
Aku pergi membawa 1000 dosa
Dan aku tinggalkan 1000 duka

Mencari orang yang kita percaya memanglah susah
Tapi lebih susah menjadi orang yang dipercaya

Oh Guruku

Oh guruku
Sekian tahun telah lalu
Hari demi hari kami lalui
Engkau mendidik, mengajar, dan melatih kami
Kesabaranmu telah teruji
Karena kenakalan kami ini

Oh guruku
Pedih dan pedasnya jari jemari
Nafas yang sesak
Tak menyerahkan niat luhur
Semua tumbuhkan hasrat memberi
Maju dan pesatnya ilmu pengetahuan

Oh guruku
Entah kata apa yang pantas ku ucap
Sebagai tanda terimakasih
Karena kau mengabdikan diri
Untuk menyalurkan ilmu kepada kami
Jasamu tak terbeli
Kau adalah pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa

Family

Families are big
And families are small
Families give love
And care to
Puisi karangan Koyah:

Sampai Akhir Khayatku 

Hari-hariku begitu sepi
Kujalani hidup sendiri
Hidupku terasa sendiri
Tiada yang menemaniku lagi

Setiap hari ku jalani hidup ini dengan penuh kesedihan 
Masalah selalu datang padaku
Ku hadapi masalah itu seorang diri

Kini kasih sayang teman, keluarga, dan sahabat kepadaku
Hilang sudah ditelan waktu
Rasa sakit yang kini ku alami
Tak akan pernah ku lupa 
Sampai akhir khayatku

Puisi karangan Heri:

Jangan pernah mencari permusuhan 
Jangan pula rindukan permusuhan
Tapi rindukanlah kedamaian

Jangan pernah sakiti orang lain 
Karena sakit itu pedih
Jangan pernah perbuat pada orang lain
Yang pernah diperbuat oleh orang lain

Hidup ini penuh cobaan
Hadapilah dengan senyuman
Pikirkan dahulu sebelum bertindak
Agar tak berakhir sia-sia
Menjadi orang yang dipercaya 
Memang sulit dijalani
Tetapi lebih sulit mencari orang yang dipercaya

Berkatalah dengan jujur
Karena jujur itu sempurna
Berkatalah dengan bohong 
JIka ingin sia-sia

Puisi karangan Siska:
Curahan Hatiku

Mengapa aku harus mengenalmu
Jika akhirnya kau lukai aku
Aku menyesal karena telah memilihmu
Untuk berada dihati ku

Rasa sayangku
Rasa cintaku
Yang dulu begitu besar padamu
Kini musnah sudah
Berubah menjadi kekecewaan
Terlalu banyak luka yang kau goreskan dalam hatiku

Kini...
Biarkanlah diri ini pergi 
untuk melupakanmu
Dan menghapus luka ku



































0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda