MY CREATION AND CREATION MY FRIENDS
MY CREATION:
PUISI, yang berjudul "Kekesalan Ku"
Kekesalan Ku Padamu
Sungguh... aku sangat benci, kesal, marah, kecewa, dan muak akan hidup ku
Mengapa tiap ku lihat senyummu, aku merasa kesal
Dibalik senyum manismu
Ternyata tersimpan api yang membara
Bergejolak tak terhentikan
Menggoreskan luka di hati
Mengapa kau tak ada saat ku butuhkanmu
Mengapa kau kejam tinggalkan ku
Saat ku merasa sepi
Saat ku merasa gundah
Saat ku merasa perlu akan kasih sayang mu
Saat ku merasa kehilangan kasih sayang semua orang yang ku cinta
Saat ku merindukanmu
Kini yang kurasa hanyalah kesal akan tingkahmu
Yang selalu menjauh dari diriku
Tuhan, berikanlah balasan yang pantas untuk perlakuannya terhadap ku
Karena kini ku sangat merasa akan tingkahnya
Cinta
Cinta
Apakah engkau benar nyata
Atau cuma halusinasi semata
Jika benar engkau nyata
Biarkan aku mendamba
Jika cuma halusinasi
Ku harap semua hanya mimpi
Cinta...
Sekian lama aku mendamba
Sekian waktu aku mencari
Dengan sejuta harap
Dengan sejuta hasrat
Akan hadirmu di hatiku
Yang akan memberi rasa
Yang kan menghiasi hidupku
Dengan sejuta warna
Cinta...
Datanglah dengan indahmu
Hadirlah dengan pesonamu
Sapalah hatiku dengan pesonamu
Sentuhlah jiwaku dengan kehangatanmu
Puisi karangan Heri:
Ketika Ku Tiada
Ketika esok aku pergi
Aku akan berjanji
Aku kan kembali untukmu
Jika esok aku tiada
Ma'afkanlah semua kesalahanku
Jangan pernah lupakan kenangan kita saat masih bersama
Selama aku bisa menahan semua penderitaan ku
Izinkan ku menyayangimu
Setulus hatiku
Aku datang membawa 1000 masalah
Aku pergi membawa 1000 dosa
Dan aku tinggalkan 1000 duka
Mencari orang yang kita percaya memanglah susah
Tapi lebih susah menjadi orang yang dipercaya
Oh Guruku
Oh guruku
Sekian tahun telah lalu
Hari demi hari kami lalui
Engkau mendidik, mengajar, dan melatih kami
Kesabaranmu telah teruji
Karena kenakalan kami ini
Oh guruku
Pedih dan pedasnya jari jemari
Nafas yang sesak
Tak menyerahkan niat luhur
Semua tumbuhkan hasrat memberi
Maju dan pesatnya ilmu pengetahuan
Oh guruku
Entah kata apa yang pantas ku ucap
Sebagai tanda terimakasih
Karena kau mengabdikan diri
Untuk menyalurkan ilmu kepada kami
Jasamu tak terbeli
Kau adalah pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa
Family
Families are big
And families are small
Families give love
And care to
Setulus hatiku
Aku datang membawa 1000 masalah
Aku pergi membawa 1000 dosa
Dan aku tinggalkan 1000 duka
Mencari orang yang kita percaya memanglah susah
Tapi lebih susah menjadi orang yang dipercaya
Oh Guruku
Oh guruku
Sekian tahun telah lalu
Hari demi hari kami lalui
Engkau mendidik, mengajar, dan melatih kami
Kesabaranmu telah teruji
Karena kenakalan kami ini
Oh guruku
Pedih dan pedasnya jari jemari
Nafas yang sesak
Tak menyerahkan niat luhur
Semua tumbuhkan hasrat memberi
Maju dan pesatnya ilmu pengetahuan
Oh guruku
Entah kata apa yang pantas ku ucap
Sebagai tanda terimakasih
Karena kau mengabdikan diri
Untuk menyalurkan ilmu kepada kami
Jasamu tak terbeli
Kau adalah pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa
Family
Families are big
And families are small
Families give love
And care to
Puisi karangan Koyah:
Sampai Akhir Khayatku
Hari-hariku begitu sepi
Kujalani hidup sendiri
Hidupku terasa sendiri
Tiada yang menemaniku lagi
Setiap hari ku jalani hidup ini dengan penuh kesedihan
Masalah selalu datang padaku
Ku hadapi masalah itu seorang diri
Kini kasih sayang teman, keluarga, dan sahabat kepadaku
Hilang sudah ditelan waktu
Rasa sakit yang kini ku alami
Tak akan pernah ku lupa
Sampai akhir khayatku
Puisi karangan Heri:
Jangan pernah mencari permusuhan
Jangan pula rindukan permusuhan
Tapi rindukanlah kedamaian
Jangan pernah sakiti orang lain
Karena sakit itu pedih
Jangan pernah perbuat pada orang lain
Yang pernah diperbuat oleh orang lain
Hidup ini penuh cobaan
Hadapilah dengan senyuman
Pikirkan dahulu sebelum bertindak
Agar tak berakhir sia-sia
Menjadi orang yang dipercaya
Memang sulit dijalani
Tetapi lebih sulit mencari orang yang dipercaya
Berkatalah dengan jujur
Karena jujur itu sempurna
Berkatalah dengan bohong
JIka ingin sia-sia
Rasa sayangku
Puisi karangan Siska:
Curahan Hatiku
Mengapa aku harus mengenalmu
Jika akhirnya kau lukai aku
Aku menyesal karena telah memilihmu
Untuk berada dihati ku
Rasa cintaku
Yang dulu begitu besar padamu
Kini musnah sudah
Berubah menjadi kekecewaan
Terlalu banyak luka yang kau goreskan dalam hatiku
Kini...
Biarkanlah diri ini pergi
untuk melupakanmu
Dan menghapus luka ku

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda